[CLOSE]

Bagaimana Evolusi telah Menyelamatkan Jerapah dengan Niche Partitioning

Bagaimana Evolusi telah Menyelamatkan Jerapah dengan Niche Partitioning

Bagaimana Evolusi telah Menyelamatkan Jerapah dengan Niche Partitioning (harustahu.info)

HarusTahu.info - Jerapah yang sekarang ini dapat kita jumpai berkeliaran bebas di habitat alaminya, sabana Afrika, bisa tetap eksis dan bertahan dari seleksi alam karena proses evolusi yang terjadi selama beberapa juta tahun lamanya, yang mana sebelum itu nenek moyangnya hanya memiliki kaki dan leher yang pendek, tidak sepanjang sekarang.

Evolusi pada Jerapah Sebagai Perubahan yang Progresif

Proses evolusi yang terjadi pada makhluk hidup itu hanya ada dua, jika tidak regresif maka sudah pasti progresif. Yang mana regresif sendiri berarti perubahan yang menuju kemunduran dan kepunahan, sedangkan progresif adalah kebalikannya menuju kemajuan dan keberlangsungan.

Untuk kasus yang terjadi pada satwa Jerapah sendiri, bisa kita ambil beberapa contoh keuntungan yang didapatkannya dari mengembangkan kaki dan leher yang sangat panjang, saking panjangnya sampai dia menjadi hewan darat tertinggi yang ada di kala Holosen ini.

Saat Jerapah memiliki postur tubuh yang besar dan tinggi, maka otomatis ia juga membutuhkan lebih banyak pasokan energi dan makanan, yang mana sumber energi tersebut sudah tidak ia dapatkan lagi melalui rerumputan dan cabang pada tanaman kecil, sehingga mengakibatkan Jerapah mau tidak mau harus mencari sumber panganan yang lain dalam hal ini dedaunan yang berada diatas pohon yang tinggi.

Dengan lehernya yang panjang, ketinggian pohon bukanlah lagi menjadi masalah baginya. Dan kabar baiknya, bisa dikatakan hampir tidak ada herbivora lainnya di Afrika yang memiliki postur diet yang sama dengannya (pepohonan tinggi). Katakanlah contohnya seperti zebra, kerbau, impala, gazel, dan wildebest yang mengembala di padang rumput, tidak akan mungkin mau mengganggu sumber makanan dari si Jerapah itu tadi. Ya tentu saja karena keterbatasan mereka sebagai makhluk yang tidak memiliki leher yang panjang.


Fenomena pada ekosistem ini disebut dengan niche partitioning (pembagian peran) atau kalau lebih umum lagi bisa disebut sebagai simbiosis netralisme, yang mana suatu hubungan antar sesama makhluk hidup pada suatu waktu dan tempat yang bersamaan, dimana semua makhluk hidup benar-benar 0 dalam kesan antar sesamanya ( tidak menguntungkan maupun merugikan satu sama lain).


Niche partitioning sangat diperlukan dalam sebuah ekosistem agar tidak terjadi tubrukan antar spesies dan mencegah simbiosis kompetisi. Jerapah benar-benar telah mengambil langkah yang menguntungkan dengan memilih makanan dari dahan-dahan pohon yang tinggi. 



Total dibaca: 1861x | Berikan Komentar!


Penulis : Nafisathallah
Kerja Lepas

Anak SMA yang magang di berbagai Media Internet, tertarik dalam paleontologi, geografi, dan sejarah

Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
Komentar ()

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Database Custom!

Pembuatan Website!

MUNGKIN ANDA TERTARIK

Kenali Perbedaan E-Learning dan Blended Learning dalam Pembelajaran Daring
NULIS ?