[CLOSE]

Peran dr. Tjipto Mangunkusumo dalam menangani wabah Pes Di Malang (1911-1916)

Peran dr. Tjipto Mangunkusumo dalam menangani wabah Pes Di Malang (1911-1916)

Internet

Peran dr. Tjipto Mangunkusumo dalam menangani wabah Pes Di Malang (1911-1916)wabah Pes Di Malang (1911-1916)">

Wabah Pes di Malang

Pes telah masuk ke Jawa pada akhir tahun 1910, saat itu pemerintahan Hindia Belanda mengimpor beras dari Burma. Impor ini dilakukan karena pemerintahan kolonial waktu itu berupaya mengantisipasi terjadinya wabah kelaparan sebelum masuk panen beras di tanah jawa. Namun alih-alih mengantisipasi terjadinya wabah kelaparan, untung tak dapat di raih, malang tak dapat di tolak. Beras yang di impor dari negara Burma tersebut malah kedapatan membawa tikus-tikus yang tidak sehat dan terjangkit penyakit virus yang di sebut dengan gejala pes.

Beras impor tersebut diangkut lewat jalur laut, kemudian tiba di tanjung perak Surabaya pada tanggal 3 November 1910. Kemudian diangkut dan di salurkan ke daerah-daerah rawan kekurangan pangan dengan menggunakan jalur kereta api. Pada saat akan di kirimkan ke daerah-daerah yang akan dituju, ternyata jalur transportasi kereta api antara Malang dengan Wlingi terputus dikarenakan oleh banjir. Dengan terpaksa akhirnya beras-beras yang akan di antarkan tersebut nyatanya harus terpaksa bertahan di Malang, kemudian disimpan di gudang-gudang yang ada di sekitar stasiun.

Efek yang terjadi saat beras-beras tersebut disimpan di gudang sekitar stasiun yaitu tersebarnya tikus yang telah terjangkit virus Pes. Daerah Turen, tempatnya Dampit merupakan daerah yang terindikasi pertama kali terkena wabah Pes ini. Kemudian disusul dengan daerah-daerah sekitar Malang seperti Singosari, Blimbing, Batu, Kepanjen, Gondang legi juga menjadi tempat penyabaran wabah Pes karena beberapa beras dibawa di pergudangan beras daerah tersebut. Sejak saat itu wabah Pes mulai menyerang masyarakat sekitar.

Peran dr. Tjipto Mangunkusumo dalam menangani wabah Pes Di Malang (1911-1916)wabah Pes Di Malang (1911-1916)" style="width: 25%;">


Peran dr. Tjipto Mangunkusumo

dr. Tjipto Mangunkusumo adalah seorang dokter Djawa yang lahir pada tanggal 4 maret 1886 di Jepara. Beliau dengan sukarela menawarkan dirinya untuk membantu memberantas wabah Pes di Malang. Menurut M. D Balfas, dr. Tjipto adalah orang pertama yang menawarkan tenaganya untuk membantu penanganan wabah Pes. Disebut juga bahwa beliau mengorbankan praktek dokternya yang lebih menguntungkan, dimana pada saat itu tidak ada dokter yang mau melakukan hal itu. 


dr. Tjipto datang disaat sebagian banyak dokter-dokter Hindia Belanda lebih mementingkan dirinya sendiri, karena dengan alasan mereka takut tertular akan penyakit ini. Ketika mengetahui wabah Pes melanda Malang, dr. Tjipto mengajukan dirinya kepada pemerintah kolonial untuk turun kelapangan. Kemudian beliau mengirim telegram ke dinas kesehatan pemerintahan kolonial di Batavia (Jakarta) agar segera ditempatkan dan dikirim ke Malang.


Saat sesampainya di Malang, Beliau langsung turun ke pelosok-pelosok kampung sekitar Malang. hal ini sangat berbeda dengan dokter-dokter Hindia Belanda ataupun dokter Djawa yang kebanyakan mereka menggunakan masker, sarung tangan, dan pakaian pelindung untuk melindungi diri mereka agar tidak tertular. dr. Tjipto memberanikan dirinya untuk tidak memakai apa-apa.  dr. Tjipto bahkan mengangkat seorang bayi perempuan yang beliau temukan di sebuah rumah yang hampir semua penghuninya telah tewas akibat wabah Pes. Bayi perempuan tersebut kemudian beliau angkat menjadi anak dan diberikan nama Pesjati, sebagai kenangan peristiwa saat itu. Karena jasa-jasanya membantu pemerintahan kolonial memberantas wabah Pes di Malang , semenjak bulan januari 1912 namanya telah tercatat bersama dengan dokter-dokter Eropa yang juga telah dianggap berjasa dan pantas mendapatkan penghargaan dari pemerintahan Kolonial Hindia Belanda. Penghargaan itu bernama bintang Orde van Oranje Nassau. 

Meskipun pada bulan Agustus 1912 dr.Tjipto mendapatkan dan menerima penghargaan tersebut, beliau terang-terangan tidak akan menghargai bintang penghargaan itu karena beliau menganggap pemerintahan kolonial telah gagal dalam memberikan keseriussanya dalam menangani wabah Pes. Setelah itu dr. Tjipto tidak lagi membantu memberantas wabah penyakit ini, beliau pindah dan bekerja di Bandung untuk bekerja di surat kabar De Express.

dr. Tjipto juga sempat membuat tulisan tentang wabah yang terjadi di Hindia Belanda, tulisan tersebut adalah pengalamannya sewaktu membantu menjadi dokter di Malang, hal itu juga mendorongnya untuk melakukan penelitian tentang bagaimana cara menangani dan memberantas penyakit ini. Pada tahun1914 dr. Tjipto memperoleh kesempatan untuk memaparkan penelitiannya di suatu sidang  ilmiah s'Gravenhage. Beliau mengungkapkan bagaimana penderitaan masyarakat. Seorang penderita Pes dikucilkan, ia tidak boleh masuk ke rumah, kemudian orang tersebut pergi merebahkan dirinya di bawah sebatang pohon untuk menunggu ajalnya tiba.

Saat dr. Tjipto mengetahui bahwa penyakit Pes telah menyebar ke Surakarta, beliau meminta kepada pemerintahan Kolonial untuk kembali dan membantu memberantas wabah ini. Namun karena kegiatan politiknya,  dr. Tjipto dianggap membahayakan pemerintahan Kolonial waktu itu dan Lantas Permintaan itu ditolak. Kemudian dr. Tjipto tidak mendapatkan izin untuk membantu memberantas wabah Pes di Surakarta. Pada tanggal 10 Mei 1915, dr. Tjipto mengembalikan bintang Orde van Oranje Nassau atas dasar rasa kekecewaanya. Bahkan sebelum beliau mengembalikan kepada pemerintah, terlebih dahulu dr. Tjipto menggunakan bintang penghargaan tersebut di bokongnya sebagai bentuk protesnya. Semenjak saat itu dr. Tjipto menjadi pembicaraan Banyak rakyat.



Sumber : Epidemi Penyakit Pes Di Malang 1911-1916 Syeri Luwis


Total dibaca: 1243x | Berikan Komentar!


Khoirul Huda
Penulis : Khoirul Huda
Warga Soliter

Senang mengunjungi tempat-tempat bersejarah, kadang-kadang giat menulis apa saja yang diinginkan di perihalsepele.blogspot.com dan bagian kecil dari Indonesia

Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
Komentar ()
TOPIK HANGAT
Video Populer

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Custom!

Pesan Sekarang!

MUNGKIN ANDA TERTARIK

Potret 4 Fashion Jilbab Casual Yang Bikin Kamu Terlihat Kece
NULIS ?