Jago Lagu
Jago Lagu
[CLOSE]

Berkenalan Dengan Latensi Dalam Sebuah Transaksi Data Digital

Berkenalan Dengan Latensi Dalam Sebuah Transaksi Data Digital

Berkenalan Dengan Latensi Dalam Sebuah Transaksi Data Digital

HarusTahu.info - Mari mengenal apa itu latensi di dalam sbeuah transaksi data digital, dan apa tujuan mengetahuinya? Latensi juga sering digunakan di dunia game konsole.

Mengenal Apa itu Latensi

Secara umum Latensi adalah jeda waktu yang dibutuhkan suatu sistem dalam pengantaran data dari pengirim ke penerima.

Singkatnya semakin tinggi jeda waktu maka juga makin lambat penerima merespons perintah dari pengirim.

Dikutip dari Wikipedia Indonesia, Latensi dari sudut pandang umum adalah jeda waktu antara sebab dan akibat dari beberapa perubahan fisik dalam sistem yang sedang diamati, tetapi, yang dikenal dalam lingkaran game sebagai " lag ", latensi adalah interval waktu antara input ke stimulasi dan respons visual atau auditori, sering kali terjadi karena penundaan jaringan dalam game online.

Latensi secara fisik merupakan konsekuensi dari kecepatan terbatas yang dapat disebarkan oleh setiap interaksi fisik . Besarnya kecepatan ini selalu kurang dari atau sama dengan kecepatan cahaya .


Oleh karena itu, setiap sistem fisik dengan pemisahan fisik (jarak) antara sebab dan akibat akan mengalami semacam latensi, terlepas dari sifat rangsangan yang telah dipaparkannya.


Definisi latensi yang tepat bergantung pada sistem yang diamati atau sifat simulasi. Dalam komunikasi , batas bawah latensi ditentukan oleh media yang digunakan untuk mentransfer informasi. Dalam sistem komunikasi dua arah yang andal, latensi membatasi kecepatan maksimum pengiriman informasi, karena sering kali ada batasan jumlah informasi yang "sedang terbang" pada satu saat.

Di bidang interaksi manusia-mesin, latensi yang dapat dilihat memiliki efek yang kuat pada kepuasan dan kegunaan pengguna.


Cara Menghitung Latency

Dikutip dari qwords.com, perlu diketahui bahwa kabel fiber optic memiliki kecepatan internet setara dengan kecepatan cahaya 299.792.458 meter/detik, dari kecepatan tersebut dihasilkan latency sebesar 3.33 microseconds.


Semakin jauh lokasi pengiriman paket data maka semakin besar pula angka latencynya. Pada dasarnya latensi bisa diukur dengan dua metode berikut:

  • Round Trip Time (RTT)
  • Time To First Byte (TTFB)

Mengatasi Latensi

Anda dapat mencoba beberapa poin berikut untuk mengatasi dan meminimalisir terjadinya latensi.


1. Faktor Media transmisi


Setiap infrastruktur jaringan, salah satunya kabel memiliki keterbatasan sehingga menyebabkan latency. Contoh saja kabel jaringan fiber optic, walaupun kecepatannya bisa sampai 10.000 Mbps, masih ada latency walaupun sangat kecil. Jadi semakin jauh jarak pengiriman data Anda maka akan semakin besar latencynya.

2. Kendala Propagasi


Propagasi adalah waktu yang diperlukan suatu paket untuk melakukan perjalanan dari berangkat sampai tujuan. Dengan semakin jauh jarak yang ditempuh maka semakin lama proses propagansi.

3. Media Router

Setiap router membutuhkan waktu untuk melakukan analisis informasi header dari suatu paket yang diterima. Jadi setiap melewati router baru maka akan meningkatkan waktu latency.


4. Storage delays

Latency dapat terjadi ketika suatu paket data disimpan, kemudian saat diakses perlu melewati perangkat jaringan seperti switch dan bridge.

5. Gangguan frekuensi radio

Hal lain yang menjadi penyebab latency adalah interferensi sinyal radio di sekitar lokasi pengguna. Untuk bisa mentransmisikan jaringan yang bagus perlu mencari area yang bersih dari gelombang radio.

6. Konfigurasi jaringan dan server

Semakin banyaknya Hop atau Point of Presence yang harus dilewati data untuk bisa sampai pada tujuan, maka peluang muncul latency akan semakin besar. Hindari membuat konfigurasi jaringan yang rumit sehingga menghambat laju data.

7. Cuaca

Penyebab latency yang terakhir adalah masalah cuaca. Sebagai informasi saja, bahwa karakteristik sinyal untuk bisa pindah dari satu lokasi menuju lokasi lainnya saat kondisi cuaca cerah kecepatan bisa merambat hingga 300.000 Km per detik.

Pada cuaca mendung misalnya, laju sinyal akan sedikit menurun karena menembus awan tebal dan hujan. Jadi saat cuaca kurang bersahabat biasanya tingkat latencynya semakin besar.

Nah itulah informasi terkait informasi Berkenalan Dengan Latensi Dalam Sebuah Transaksi Data Digital yang dirangkum dari Wikipedia, [LINK] dan sumber lainnya. Semoga bermanfaat.


Total dibaca: 1431x | Berikan Komentar!


Harus Tahu Tekno
Penulis : Harus Tahu Tekno
Redaksi Harus Tahu

Dapatkan informasi seputar perkembangan dan berita teknologi digital terbaru.

Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
Komentar ()
TOPIK HANGAT
Video Populer

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Custom!

Pesan Sekarang!

MUNGKIN ANDA TERTARIK

Tips Sukses Lolos Program Kartu Prakerja Gelombang DuaBelas Tahun 2021, Daftar Sekarang!
NULIS ?