Jago Lagu
[CLOSE]

Mengenal Fenomena Aphelion Yang Mengakibatkan Suhu Dingin Sepanjang Hari?

Mengenal Fenomena Aphelion Yang Mengakibatkan Suhu Dingin Sepanjang Hari?

Mengenal Fenomena Aphelion Yang Mengakibatkan Suhu Dingin Sepanjang Hari? (harustahu.info)

HarusTahu.info - Apakah anda merasakan dingin sepanjang hari? baik siang maupun malam? Apa benar ini karena fenomena Aphelion? Apa itu Aphelion? Berikut pembahasan selengkapnya.

Fenomena Aphelion

Aphelion atau dikenal dengan musim dingin sementara adalah peristiwa astronomi saat Bumi berada di titik paling jauh dari matahari.

Jarak terdekat bumi ke matahari terjadi pada tanggal 2 Januari 2021 yakni 147.093.163 kilometer (km). Hari ini, bumi berada sejauh 152.100.527 km dari matahari.

Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) ahli BMKG Makassar, Kaharuddin mengatakan bumi akan menyelesaikan separuh perjalanannya dalam mengelilingi matahari.

"Aphelion terjadi karena orbit bumi tidak sepenuhnya melingkar sempurna, tetapi berbentuk elips. Jarak bumi dan matahari bervariasi sekitar 3 persen sepanjang tahun," kata Kaharuddin


Fakta Menarik Fenomena Aphelion

Ada fakta unik dari fenomena alam ini, seperti hal-hal yang mungkin anda rasakan saat ini. Namun apakah benar seperti udara dingin adalah dampak dari fenomena Aphelion?


Gerakan Revolusi Bumi

Bumi akan menyelesaikan revolusinya dalam mengelilingi matahari. Karena lintasannya yang berbentuk elips atau 1/60 kelonjongan, bumi akan berada di jarak terdekat atau Perihelion dan terjauh atau Aphelion dari matahari.


Matahari Terlihat Lebih Kecil

Matahari akan tampak lebih kecil di langit dibanding waktu lainnya dalam setahun dan saat bersamaan bumi akan menerima radiasi paling sedikit dari matahari.


Selain itu, diameter tampak matahari akan terlihat lebih sedikit kecil dibandingkan rata-ratanya yakni sekitar 15,73 menit busur atau berkurang 1,68 persen.

Arah Angin Akan Berubah

Faktor lain adalah posisi Matahari yang saat ini ada di belahan Utara dan menyebabkan tekanan udara di belahan Bumi Utara lebih rendah di banding belahan Bumi Selatan di mana Indonesia berada.


Hal ini menyebabkan udara bergerak dari Selatan menuju Utara, padahal di saat bersamaan, Benua Australia yang ada di sisi selatan saat ini tengah ada di musim dingin, jadi tidak heran ketika angin yang bertiup melintasi wilayah Indonesia juga memiliki suhu yang dingin.

Wilayah Indonesia yang dimaksud khususnya yakni di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

Sedikit Terasa Dingin di Bumi dan Tidak Begitu Mempengaruhi



Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menyebut posisi bumi yang berada pada titik terjauh dari matahari tak berpengaruh pada suhu maupun panas yang diterima bumi.

"Suhu dingin ketika pagi hari yang terjadi belakangan ini dan nanti sampai dengan Agustus merupakan hal yang biasa terjadi pada musim kemarau," tulis LAPAN di akun instagram resmi.

Mengutip penjelasan di laman Edukasi Sains Antariksa Lapan, suhu dingin yang belakangan ini dirasakan terjadi pada pagi hari merupakan hal yang biasa terjadi di musim kemarau.


Pada siang hari, permukaan Bumi menyerap cahaya Matahari dan melepaskan panas yang diserap pada malam harinya.

Semestinya, panas yang dilepaskan pada malam hari itu akan kembali dipantulkan ke permukaan Bumi oleh awan yang ada di atmosfer. Namun, di musim kemarau, tidak ada banyak awan yang ada di atmosfer, sehingga tidak ada panas yang kembali dipantulkan ke permukaan Bumi.

Nah itulah informasi terkait, Fenomena Aphelion Yang Mengakibatkan Suhu Dingin Sepanjang Hari?


Total dibaca: 1099x | Berikan Komentar!


Penulis : Roni Setya
Sastra, Jokes, And Blogger

Semua itu indah tinggal bagaimana cara kita menikmati hidup ini saja :)

Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
Komentar ()

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Database Custom!

Pembuatan Website!

MUNGKIN ANDA TERTARIK

Melestarikan Lingkungan, PM Kapernaum Menanam Pohon Flamboyan
NULIS ?