Jago Lagu
Jago Lagu
[CLOSE]

Ekonomi Lapak Bunga di Pesarean Gunung Kawi

Ekonomi Lapak Bunga di Pesarean Gunung Kawi

Ekonomi Lapak Bunga di Pesarean Gunung Kawi (HMJF UNIKAMA)

HarusTahu.info - NAMA : Lelyesti Anggraini 

NPM : 170401040023

MATA KULIAH : Jurnalisme Warga Negara 


Jum’at (13/10), pesarean Desa Wonosari Kabupaten Malang. Berderet lapak bunga dijalan makam, depan kelenteng. Memajang bunga mawar dan kenanga yang tertata cukup indah. Dalam hal ini setiap pengunjung membutuhkan bunga tersebut untuk nyekar (ziarah kubur) di makam Mbah Imam Soedjono.


Itu sebagai bentuk penghormatan mereka kepada sosok orang yang terpandang di wilayah Gunung Kawi.


Kasniti (60) selaku penjual bunga dilapak pesarean menyatakan “penjualan bunga bisa melunjak tinggi pada bulan-bulan tertentu saja, oleh karena itu penghasilan yang di peroleh dari menjual bunga tidak menentu, kadang rugi kadang yah untung, pintar-pintar memainkan harga”. Ibu berbaju putih ini juga memaparkan cara untuk mensiasatinya yaitu berpatokan pada bulan, harga,dan ukuran.

Ketika bulan besar seperti suro, idul adha, idul fitri, itu harga di naikkan dan ukuran di kecilkan, dan sebaliknya jika bulan-bulan biasa.


Suliami (40) menambahkan bahwa berjualan di lapak bunga ini menjadi bisnis turun temurun. Jadi mereka sudah berpengalaman dalam menentukan harga dan merangkai bunga semenarik mungkin supaya pembeli mendekati lapaknya.


Bukan hanya bunga dupa juga ada di lapak bunga ibu beranak dua tersebut. “Itu termasuk paket komplit” ujarnya.


Sami (70) berpendapat pasalnya penjual di lapak bunga pesarean ini sudah ada ketika Mbah Imam Soedjono dimakamkan dipesarean tepatnya di Desa Wonosari. Hal ini menjadi berkah tersendiri oleh penduduk asli Gunung kawi. Dan mensejahterakan ekonomi mereka.

“Pada awalnya mbak, melihat peziarah yang begitu mebeludak,kami memutar otak, untuk mebuat sesuatu agar mendapat hasil. Upaya tersebut, salah satunya dengan membangun lapak bunga di depan pesarean”, ujar Sulastri (54) selaku penjual bunga.

Ekonomi penduduk asli Gunung Kawi menjadi terbantu dengan adanya makam Raden Imam Soedjono. (Lely/UNIKAMA)




Total dibaca: 1464x | Berikan Komentar!


Penulis : Lelyesti Anggraini
Mahasiswa

UNIKAMA

Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
Komentar ()

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Database Custom!

Pembuatan Website!

MUNGKIN ANDA TERTARIK

Hasil Pertandingan Barcelona Vs Sevilla Berakhir Imbang 1-1
NULIS ?