Jago Lagu
[CLOSE]

Tagar #SaveBintangEmon Trending di Twitter Ternyata ini Kronologinya Terkait Novel Baswedan

Tagar #SaveBintangEmon Trending di Twitter Ternyata ini Kronologinya Terkait Novel Baswedan

Tagar #SaveBintangEmon Trending di Twitter Ternyata ini Kronologinya Terkait Novel Baswedan (Google Images)

HarusTahu.info - Sebelumnya, terkait persidangan kasus Novel itu medsos lebih meramaikannya dengan kata "Novel Baswedan" dan "Gak Sengaja" yang mengacu pada keterangan Jaksa soal ulah para terdakwa itu.

Ismail menyebut "Gak Sengaja" lebih banyak dikicaukan oleh pihak yang pro-oposisi. Namun, klaster ini sangat kecil dalam membahas "Bintang Emon".

"Emon", kata dia, menjadi viral setelah tiga akun minim follower yang kini sudah di-suspended, @LintangHanita, @tiara61636212, dan @LiarAngsa, masing-masing berkicau dua kali secara bersamaan soal tudingan penggunaan sabu oleh Emon pada Minggu (14/6) pukul 22.47 WIB dan 22.48 WIB.

Ismail sendiri menyebut ketiga akun tersebut sudah ditutup. "Sehingga tidak bisa ditelusuri afiliasi dan historinya," lanjut dia.

Meski begitu, Ismail mempelihatkan tiga kicauan lainnya dari @LintangHanita dan @tiara61636212 pada jam yang sama dengan serangan terhadap Emon. Bahwa, keduanya menyerang Novel Baswedan.


Kedua akun itu menyalahkan Novel soal kasus pencurian sarang burung walet ketika dia masih menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Bengkulu sambil membela dua terdakwa yang merupakan anggota Polri aktif itu. Padahal, Novel sudah terbukti tak terlibat dalam penganiayaan tersangka pencurian burung walet itu.


Meme Emon yang berisi tudingan penggunaan sabu pun beredar kemana-mana mulai Senin (15/6).

Sejak itu, pembelaan terhadap Emon meledak, terutama setelah sejumlah pesohor menyerang balik pemfitnah Emon tersebut seperti stand-up comedian Pandji Pragiwaksono (@pandji) dan Fiersa Besari (@FiersaBesari).


Warganet pun ramai-ramai menyebut serangan terhadap Emon merupakan ulah akun-akun buzzer sembari mengkritisi pemerintah yang takut pada generasi kritis Emon.

Sejak itu, kata "Emon" menjadi lebih viral dibanding kasus utamanya, yakni "Novel Baswedan".



"Dari trend di atas, tampaknya netizen bergeser perhatiannya, dari membahas isu esensial (Novel Baswedan) menuju isu penyerta," kata Ismail.

Usai mendapat serangan buzzer, Bintang sempat mengunci akun medsosnya. Baru pada Senin malam, Bintang kembali membuka akunnya.

Ia lantas mencuitkan ucapan terima kasih pada orang-orang yang telah mendukungnya di akun Twitter.


"Saya telah melaporkan Saudara BE kepada Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. @kemenkominfo. Aduan saya telah dicatat. Dengan nomor tiket #582000613. Kenapa saya melaporkan? bagi Saya hakim sudah melaksanakan tugasnya dengan semestinya dan kita tahu bersama kedua pelaku sudah diadili dan divonis bersalah serta di penjara," kicau Charlie Wijaya.

Kepala Sub Divisi Digital at Risks SAFEnet, Ellen Kusuma, mengatakan serangan terhadap Emon di medsos tersebut merupakan upaya defamasi atau pencemaran nama baik berujung pada represi atau penindasan di internet.

"Ini menunjukkan situasi demokrasi dan kebebasan berekspresi di Indonesia yang sangat darurat. Adanya upaya defamasi yang dilakukan oleh buzzer-buzzer tidak jelas asal usulnya untuk mendelegitimasi Bintang Emon juga saya lihat muncul di Twitter," ujar dia, kepada CNNIndonesia, Senin (15/6).


sumber: cnnindonesia.com



Total dibaca: 844x | Berikan Komentar!


Paling Viral
Penulis : Paling Viral
No Internet No Life

Cari tahu apa saja yang ada di Internet, dan informasi paling viral hari ini.

Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
Komentar ()
TOPIK HANGAT
Video Populer

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Custom!

Pesan Sekarang!

MUNGKIN ANDA TERTARIK

Mammoth dan Mastodon pernah Hidup Berdampingan di Amerika Utara
NULIS ?